VILLA JAYAGIRI LEMBANG
Villa jayagiri yang terletak di kota Kabupaten lembang adalah salah satu kota wisata yang banyak di kunjungi karena kehindahan panorama lembang sekitarnya
KESEJUKAN ALAM BERSAMA VILLA JAYAGIRI
Temukan kesejukan alam pegunungan di Villa jayagiri dan keindahan alam sekitar, Liburan menjadi lebih menyenangkan bersama Villa jayagiri
AKSES WISATA LEMBANG
Dengan akses wisata mudah seperti tangkuban parahu , cihidueng taman bunga , kampung gajah DLL..dapat diakses melalui Outbond ataupun hiking yang lebih seru dan menyenangkan
KENYAMANAN , KEHANGATAN , KEBERSAMAAN
Holiday menjadi lebih berkesan bersama Villa jayagiri..cocok untuk acara libur Keluarga,gethering, Reuni dan Libur bersama Teman ataupun pasangan anda
MOMEN INDAH DENGAN ALAM
Hanya dapat diTemukan di nuansa pedesaan dengan udara yang sejuk dan Pemandangan alam nan indah..Villa Jayagiri menyuguhkan semua itu...!!!
Kamis, 27 Juni 2013
Floating market lembang
CEKUNGAN Bandung tidak memiliki sungai besar seperti di Kalimantan atau Sumatera. Namun Anda masih tetap bisa menikmati atmosfir wisata belanja dan kuliner di atas air seperti di pasar terapung Sungai Barito, Sungai Musi atau pasar terapung Damnoen Saduak di Thailand yang tersohor itu. Mau tahu caranya?
Cukup mengarahkan kaki atau kendaraan ke Jalan Grand Hotel no. 33E, Lembang, Kabupaten Bandung Barat. Di lokasi yang dibuka pada 12 Desember 2012 lalu ini Anda bisa menikmati wisata air seperti di Sungai Barito dan Sungai Musi. Meski tidak berada di atas sungai besar, venue yang bernama Floating Market Lembang menghadirkan aneka kuliner yang dijajakan di perahu yang mengapung di atas sebuah danau yang cukup besar.
“Ini bukan buatan. Ini memang sebuah danau yang namanya Situ Umar, namun kita percantik lagi dengan menambahkan aksen-aksen pulai kecil disekitarnya,” terang Marketing Communication Floating Market Lembang, Melani kepada persibholic.com, Minggu (17/2).
Di sekeliling danau ditempatkan beberapa joglo dan gazebo kecil untuk beristirahat sambil menikmati pemandangan yang asri. Disalah satu sudutnya terdapat Kampung Leuit yang memiliki Leuit-leiut tempat istirahat serta miniatur sawah dan panggung seni yang dapat dipakai untuk kegiatan kesenian. “Disini ada paket juga untuk anak-anak bercocok tanam. Selain itu kita punya wahana air, Taman Kelinci dan Taman Angsa buat anak-anak yang bisa langsung ngasih makan mereka,” ujar Melani.
Danau terbelah oleh tempat makan bagi para pengunjung. Dipinggirnya disajikan berbagai makanan yang tersaji diatas perahu-perahu. Terdapat 32 perahu yang menyajikan berbagai macam makanan tradisional, seperti jagung bakar, colenak, tempe mendoan, duren bakar, ketan bakar, dan masih banyak lagi pilihan makanan lainnya. “Kita konsepnya memang central wisata nusantara. Para pengunjung bisa membeli makanan ditempat makan ini atau dari perahu yang mereka tumpangi,” terangnya.
Wahana air yang disiapkan antara lain sampan, sepeda air, kano dan mini speed boat. Dengan waktu operasional yang hanya buka pada akhir pekan, Jumat-Minggu dari pukul 9 pagi sampai 8 malam. Floating Market menjadikan keluarga sebagai segmentasi utama mereka.
Untuk masuk ke area wisata Floating Market Lembang, Anda dikenakan tarif sebesar Rp 10.000,00 saja. Anda langsung mendapat welcome drink dan dapat berjalan-jalan mengelilingi danau. Untuk dapat menggunakan wahana air, cukup merogoh kantong mulai dari Rp. 30.000,00 sampai Rp. 70.000,00. Harga makanan pun beragam, mulai dari Rp. 5.000,00 anda dapat menjajal berbagai kuliner tradisional di beberapa daerah. Segala bentuk transaksi jual beli di sini menggunakan koin khusus dan anda dapat menukar uang anda di tempat-tempat yang tersedia.
Penasaran? Anda dapat datang langsung ke Floating Market Lembang bersama keluarga tercinta di akhir pekan.
Sumber : persibholic.com





















